Selain gula, lemak jadi bagian penting dalam pembuatan kue. Lemak dapat menghasilkan rasa gurih dan juga tekstur yang renyah. Kenali 5 jenis lemak untuk kue!

Ada banyak jenis lemak yang bisa digunakan untuk membuat cookies atau kue kering dan juga cake. Misalnya saja margarin, mentega hingga campuran keduanya. Setiap lemak juga memiliki ciri khasnya masing-masing.

Berikut ini jelaskan mengenai beda antara masing-masing jenis lemak yang digunakan untuk membuat kue kering serta cake.

1. Mentega

Dikenal juga dengan nama butter, ini adalah lemak susu yang dikocok sampai memadat. Jenis lemak yang satu ini mudah meleleh jika ditaruh dalam suhu ruang. Jika dipegang tekstur mentega atau butter ini lebih lembut dan memiliki aroma khas yang enak untuk kue.


Menambahkan mentega baik ke dalam kue kering akan menghasilkan tekstur yang renyah dan lembut dengan sensasi rasa gurih dan beraroma harum. Akan tetapi jika Anda sepenuhnya menggunakan mentega untuk kue kering tentu teksturnya akan kurang kokoh karena daya emulsinya kurang baik.

Di pasaran ada beberapa varian mentega yaitu asin dan tawar. Jenis mentega yang tidak asin biasanya dibuat sebagai bahan campuran untuk kue dan cookies.

2. Margarin
Kalau mentega dibuat dari lemak hewani, margarin ini terbuat dari lemak nabati seperti kelapa sawit yang telah melalui proses hidrogenisasi. Biasanya dicampurkan tambahan perasa, garam, air dan beta karoten. Tekstur dari margarin juga lebih padat dan tidak mudah cair jika ditaruh dalam suhu ruang.

Membuat kue dengan margarin saja dapat menghasilkan tekstur yang lebih keras dibandingkan dengan mentega. Aromanya juga tak terlalu wangi. Akan tetapi mentega memiliki daya emulsi yang baik sehingga tekstur cake lebih padat dan kokoh. Untuk kue kering, dari segi rasa kurang maksimal namun teksturnya cenderung empuk.

3. Butter Margarine
Untuk mendapatkan dua keuntungan sekaligus, biasanya mentega dicampur dengan margarin. Keduanya memiliki kelebihan yang saling melengkapi. Jika dipadukan hasilkan akan membuat kue lebih kokoh namun teksturnya lembut dan aromanya lebih harum.

Beberapa produk pun meluncurkan campuran lemak ini untuk memudahkan konsumen untuk membuat kue dengan perbandingan 60 persen margarin dan 40 persen mentega.

4. Korsvet
Pernah mendengar kata korsvet? Korsvet atau pastry margarin ini merupakan salah satu jenis lemak yang dipakai dalam pembuatan produk pastry. Lemak ini bertujuan untuk membentuk lapisan-lapisan renyah dalam sajian pastry, danish hingga croissant.

Jika dilihat, korsvet memiliki bentuk yang mirip dengan mentega putih namun keduanya berbeda.

5. Mentega Putih
Mentega putih sering disebut juga dengan shortening. Mentega putih ini biasanya berasal dari lemak hewani, lemak nabati atau percampuran antara keduanya. Bedanya adalah shortening memiliki kandungan lemak penuh dan tidak ada kandungan air di dalamnya.

Mentega putih banyak digunakan untuk pembuatan biskuit, pastry dan bahan dasar buttercream. Lemak jenis ini jarang dipakai untuk kue kering karena tidak mengandung air sehingga hasil kue kurang lembab.