Selain usaha gorengan yang dikenal sebagai bisnis modal kecil yang menguntungkan, usaha roti bakar tak kalah menarik. Saat ini, banyak anak muda yang menjajal usaha ini karena selain banyak disukai masyarakat, harga jual roti bakar juga termasuk murah. Singkatnya, usaha gorengan menjadi peluang bisnis yang potensial.

Membuat roti bakar juga tidaklah sulit. Bahan yang diperlukan pun cukup mudah ditemukan tanpa harus import. Apalagi, sekarang sudah semakin banyak kreasi roti bakar yang tak cuma memakai topping keju, selai buah atau coklat saja. Tapi ada juga varian rasa matcha, ovomaltine, nutella, atau es krim.

 

Nah, seandainya Pins tertarik untuk mencoba bisnis satu ini, Pinhome sudah membuat ulasan tentang bagaimana membangun usaha roti bakar dari nol. Penasaran? Simak langsung ulasan di bawah ini!

Tips Memulai Usaha Roti Bakar

1. Modal

Bisnis kecil maupun bisnis besar tak akan berjalan tanpa adanya modal. Maka itu, kamu perlu menyiapkan modal yang cukup. Namun, soal modal ini bisa disesuaikan dengan budget masing-masing, kok. Persiapan modal ini nantinya akan meliputi peralatan produksi, bahan, serta lokasi.

2. Lokasi Strategis

Lokasi menjadi poin penting dalam menjalankan bisnis. Pastikan Pins sudah menentukan lokasi yang strategis dan ramai pengunjung, baik di siang hari maupun malam hari.

Setelah tahu dimana lokasi yang tepat, kamu perlu menentukan apakah akan menjual dengan model gerobak dorong atau kios kecil dengan beberapa bangku sehingga pembeli makan di tempat. Kalau memilih buka kios, pastikan kamu menyediakan kursi dan meja yang cukup, serta tempat yang nyaman agar pembeli betah berlama-lama.

3. Konsep yang Unik

Ada banyak jenis roti bakar yang sudah dipasarkan. Kamu perlu memikirkan konsep yang menarik agar bisnis kamu berbeda dengan yang sudah ada. Lakukan survei, makanan jenis apa yang disukai oleh target market. Bisa juga kamu mengkreasikan sendiri roti bakar yang akan dijual dengan jenis yang sebelumnya tidak pernah ada.

Saat ini, semakin banyak jenis roti bakar yang bisa dinikmati. Nah, maka itu Pins perlu memikirkan konsep apa yang sekiranya menarik dan berbeda dari pebisnis lain. Kalau perlu, lakukan survei mengenai jenis makanan apa yang banyak disukai oleh target konsumen Pins. Kemudian, buatlah kreasi roti bakar yang tak pernah ada sebelumnya.

4. Skill Membuat Roti Bakar

Jangan cuma memikirkan inovasi saja. Pins juga harus memikirkan bagaimana agar rasa roti bakar yang disajikan bisa sesuai dengan harapan konsumen. Sebab, akan percuma jika Pins punya lokasi yang bagus, penyajian menarik, tapi rasanya malah tidak enak.

Pins bisa mempelajari teknik yang tepat dalam membakar roti, entah dari YouTube atau melakukan eksperimen sendiri. Sebelum memulai jualan, Pins bisa memberikan tester ke orang-orang di sekitar, lalu mintalah pendapat mereka.

5. Layanan Online

Di jaman serba digital seperti sekarang, Pins bisa mengandalkan layanan online melalui berbagai platform aplikasi yang sudah ada. Kamu juga bisa mengandalkan aplikasi chat melalui WhatsApp untuk pemesanan agar memudahkan pembeli.

6. Promosi Offline atau Online

Bagaimana caranya bisnis kamu bisa sukses, tapi tak banyak orang yang tahu? Maka itu, penting untuk melakukan promosi penjualan baik secara offline atau online.

Untuk promosi offline, kamu bisa menyebarkan pamflet atau brosur di sekitar lokasi penjualan. Supaya menarik pembeli, Pins bisa mencatumkan promo diskon di pamflet agar konsumen tergoda.

Nah, untuk promosi online, Pins bisa mengandalkan media sosial seperti Instagram atau Facebook. Lalu, unggah secara rutin menu-menu yang tersedia atau promosi tertentu agar semakin menarik.

Modal Usaha Roti Bakar

Kira-kira, berapa sih modal yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha roti bakar? Sebagai gambaran, Pinhome sudah membuat modal perhitungan yang lengkap dengan nominalnya berikut ini. Tapi, ini hanya untuk patokan saja ya. Biayanya bisa berubah tergantung menu apa yang akan kamu jual.

Modal Peralatan

  • Alat pembakaran yang terbuat dari alumunium : Rp800.000
  • Etalase (ukuran sedang) : Rp2.000.000
  • Peralatan masak, capitan rot, kipas, dan kompor : Rp1.000.000
  • Meja, kursi, dan lain-lain : Rp1.500.000
  • Tenda : Rp2.500.000
  • Piring, garpu, sendok, gelas, dan lainnya : Rp500.000
  • Total biaya: Rp 8.300.000

Modal Bahan-Bahan

  • 12 kg selai cokelat ceres : Rp160.000
  • 10 kg selai nanas : Rp60.000
  • 10 kg selai strawberry : 75.000
  • 12 kg margarine : Rp120.000
  • 10 bungkus keju : 140.000
  • 5 kg kacang : Rp60.000
  • 10 kaleng susu : Rp120.000
  • 1 tundun pisang : Rp40.000
  • 1 pack plastik : Rp10.000
  • 1 pack kertas roti : Rp15.000
  • Total biaya: Rp 800.000

Analisa Keuntungan Bisnis Roti Bakar

Untuk menganalisa keuntungan bisnis roti bakar, caranya cukup mudah. Tapi, hal yang pertama yang perlu kamu ketahui adalah modal peralatan produksi yang termasuk sebagai investasi.

Singkatnya, kamu bisa menghitung keuntungan dengan menjumlahkan total modal bahan baku dan menguranginya dengan penjualan.

Estimasinya seperti ini:

Jika 1 buah roti bakar seharga Rp9.000, maka 1 bulan yang terjual bisa diperhitungkan sebagai berikut:

  • 40 buah roti bakar per hari x 30 = 1.200 roti bakar

Pendapatan kotor per bulan adalah:

  • 1.200  x 9.000 = 10.800.000

Untuk mendapatkan pendapatan bersih, rumusnya adalah pendapatan kotor dikurangi modal untuk bahan-bahan:

  • 10.800.000 – 800.000 = Rp10.000.000.

Bagaimana? Cukup besar kan keuntungannya? Namun, perhitungan ini akan menyesuaikan dengan penjualanmu nanti. Semakin banyak roti yang terjual, semakin besar pula keuntungan yang bisa Pins peroleh.

Tips Meningkatkan Kepuasan Konsumen

Agar dapat mendulang kesuksesan, dibutuhkan sebuah kesiapan dan perjuangan yang ekstra. Kamu juga perlu memperhatikan beberapa aspek berikut supaya kepuasan konsumen terus meningkat:

  • Selalu memastikan kualitas produk dan layanan.
  • Menjaga kebersihan tempat dan peralatan.
  • Gunakan seragam yang bersih ketika mengolah makanan.
  • Pengolahan makanan yang baik dan bersih.
  • Memperhatikan kandungan gizi pada makanan.

Kelebihan & Kekurangan Usaha Roti Bakar

Usaha roti bakar bisa dijadikan sebagai usaha sampingan atau bisnis utama. Namun terlepas dari itu, Pins harus tahu apa saja kelebihan dan kekurangan dari menjalankan bisnis ini. Tujuannya adalah untuk meminimalisir segala resiko saat bisnis sudah dijalankan.

Kelebihan Usaha Roti Bakar

  1. Bisa dimulai dengan modal kecil.
  2. Roti bakar adalah bisnis kuliner yang banyak disukai oleh masyarakat dari berbagai kalangan.
  3. Mudah dalam pengolahan dan cocok untuk pemula.
  4. Banyak varian rasa yang bisa diolah dan dipasarkan.
  5. Salah satu jenis bisnis dengan tingkat prospek yang potensial.

Kekurangan Usaha Roti Bakar

  1. Termasuk makanan yang cepat basi sehingga harus segera disantap.
  2. Kesadaran masyarakat soal kesehatan dan bahaya mengkonsumsi makanan manis.
  3. Pesaing bisnis yang tinggi.
  4. Bukan termasuk makanan pokok.
  5. Kurangnya inovasi.

Demikianlah penjelasan mengenai cara memulai usaha roti bakar yang bisa kamu coba. Sekali lagi, menjalankan bisnis apapun, mau itu bisnis besar atau bisnis rumahan, pikirkan secara matang dari konsep, modal, strategi pemasaran hingga strategi agar bisnismu berkembang. Yang pasti, jangan menjual sesuatu secara impulsif tanpa melakukan banyak riset, ya.

Semoga sukses!